Home / BERITA SATUAN BAG OPS / Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat MANTAB BRATA 2018

Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat MANTAB BRATA 2018

BAGIKAN INFORMASI

POLRES HALMAHERA UTARA – Pada hari senin tanggal 19 September 2018 pukul 08.05 wit bertempat di Lapangan Apel Mapolres Halmahera Utara telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat MANTAB BRATA 2018 dalan rangka Pemilu 2019

Bertindak selaku Inspektur Upacara Kapolres Halmahera Utara AKBP Irvan Indarta, S.IK, MH, Perwira Upacara Kabag Ops Polres Halmahera Utara Kompol J. Metariang dan Komandan Upacara Ipda Trianda Tegar Prasetya S.Tr.K

Turut hadir dalam kegiatan upacara tersebut yang Mewakil Bupati Halmahera Utara Bapak Drs. Fredi Tjandua (Sekda), Ketua DPRD Kab. Halut Julius Dagilaha SH, Kepala BNN Kab.Halut AKBP Matheys Beay, Mewakili Dandim Kasdim 1508 Tobelo Mayor Robby Manuel, Ketua Pengadilan Negeri Tobelo (diwakili), Kepala Kejaksaan Negeri Tobelo (diwakili), Danpom Tobelo,Letda CPM Suryanto, Ketua KPUD Halut Bpk Muclis Kharie, Komisioner Bawaslu Kab Halut Bpk Ahmad Idris, Para Pimpinan Parpol Kab Halut, Kadis Sat Pol PP Pemda Kab. Halut,F.N. Sahetapy, Para Perwira Staf Polres Halmahera Utara.

Peserta Upacara terdiri dari 1 ( satu ) Peleton Pers Kodim 1508 Tobelo, 1 (satu) Pleton Kompi C Banau, 1 (satu) Pleton Brimobda Kupa Kupa, 1 (satu ) Peleton Gabungan Sat Sabhara dan Pol Air Res Halut, 1 (satu) Pleton Sat Lantas Polres Halut, 1 ( satu ) Regu Gabungan Staf Pers Res Halut, 1 (satu ) Regu Gabungan Res Intel Res Halut, 1 ( satu ) Peleton Sat Pol PP Kab. Halut, 1 ( satu ) Pleton Dishub Pemda Kab. Halut.

Pemolisian di era demokrasi juga diwujudkan dengan adanya jaminan keamanan dalam penyelenggaraan berbagai agenda demokrasi, seperti penyampaian pendapat di muka umum, kemerdekaan berserikat dan berkumpul, serta jaminan keamanan dalam penyelenggaraan pemilihan langsung oleh publik guna memilih Kepala Daerah, Anggota Legislatif, serta pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI.

Pemilihan Umum dapat dikatakan sebagai penanda utama demokrasi (the hallmark of democracy), karena masyarakat diajak untuk ikut serta menentukan pemimpinnya pada periode mendatang. Dalam kaitan tersebut, bangsa Indonesia akan kembali menyelenggarakan pesta demokrasi Pemilu tahun 2019 yang tahapannya tengah berlangsung saat ini.

Pemilu tahun 2019 memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas, karena untuk pertama kalinya Pileg dan Pilpres akan dilaksanakan secara serentak dengarn armbang batas parlemen/parliamentary threshold sebesar 4%. Kondisi ini akan menuntut pada adanya upaya maksimal dari masing-masing partai politik dalam berkompetisi secara ketat untuk meraih suara sebanyak-banyaknya. Tidak hanya untuk memenangkan Pileg dan Pilpres, namun juga agar bisa tetap bertahan/survive Dalam kacamata kamtibmas, peningkatan intensitas kegiatan politik ini tentunya dapat memunculkan potensi kerawanan di bidang keamanan, di antaranya yang cukup menjadi perhatian bagi Polri adalah pemanfaatan politik identitas, penyebaran isu-isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa, serta penyebaran hoax dan hate speech, yang berpotensi menimbulkan konflik sosial di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.

Untuk itu Polri dibantu dengan unsur TNI dan stakeholders terkait lainnya akan menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi “Mantap Brata 2018”, yang dilaksanakan selama 397 hari, terhitung mulai tanggal 20 September 2018 sampai dengan 21 Oktober 2019, di seluruh wilayah Indonesia dengan melibatkan 272.886 personel Polri.

Operasi ini diselenggarakan dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, yang didukung kegiatan intelijen, penegakan hukum, kuratif, dan rehabilitasi melalui penggelaran fungsi-fungsi kepolisian dalam bentuk Satuan Tugas Tingkat Pusat, Tingkat Daerah, dan Tingkat Polres.

“Dalam kesempatan ini, selaku Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, kembali saya tekankan bahwa Polri berkomitmen untuk terus bekerja keras guna menjamin penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 agar dapat berjalan dengan aman, lancar, dan damai.” Trang Kapolri Melalui Amanat yang dibacakan oleh Kapolres Halut AKBP Irvan Indarta, S.IK, MH

“Jaga netralitas Polri dan TNI, serta hindari tindakan yang dapat mencederai netralitas TNI dan Polri dalam penyelenggaraan setiap tahapan Pemilu. Kedepankan langkah proaktif dengan mengoptimalkan deteksi dini guna mengetahui dinamika yang berkembang untuk selanjutnya dilaksanakan upaya pencegahan dan penanganan secara dini.” Ucap Kapolres Halut AKBP Irvan Indarta, S.IK, MH saat menyampaikan amanat

Dorong seluruh elemen KPU, Bawaslu, Caleg. Parpol dan masa pendukungnya, Pemda, media, tokoh masyarakat, serta pengawas Pemilu independen untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diemban sesuai dengan peraturan yang berlaku Gelorakan deklarasi Pemilu damai di masing-masing wilayah dengan mengikutsertakan elemen-elemen yang teribat dalam penyelenggaraan Pemilu usun rencana pengamanan secara detail dan laksanakan latihan pada setiap tahapan pengamanan termasuk dalam menghadapi situasi kontinjensi.

Lakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional, baik terhadap dugaan tindak pidana Pemilu yang diselenggarakan melalui Sentra Gakkumdu, maupun potensi pelanggaran hukum lainnya, guna menjamin stabilitas kamtibmas yang kondusif.

Pukul 08.30 wit giat Upacara selesai, selama giat dilaksanakan situasi dalam keadaan aman terkendali.

About Stenly Polres Halut

Check Also

Pertemuan Danki Brimob Kupa-kupa terkait hiba tanah untuk mako Brimob

BAGIKAN INFORMASITweetPOLSEK MALIFUT, POLRES HALMAHERA UTARA – Selasa (04/12/2018) pUkUl 09.35 Wit bertempat di Aula …